WALI Kota Mojokerto, Ika Puspitasari meninjau seleksi Assesment Center calon Sekdakot di Ruang Nusantara Pemkot Mojokerto, Selasa (8/6/2021). Wanita yang karib disapa Ning Ita itu menegaskan, dia membutuhkan Sekdakot yang sehati. Pun memiliki visi dan misi sama dengan Wali Kota Mojokerto sebagai kepala daerah. Kriteria itu untuk memuluskan roda pemerintahan di Pemkot Mojokerto.

bongkah.id – Hasil seleksi pejabat Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Mojokerto, kemungkinan besar sangat diluar dugaan. Calon yang terpilih bukan kemuskilan adalan calon non unggulan. Ini karena kriteria yang dibutukah Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, tidak sekadar sosok yang memiliki kompetensi tinggi. Namun, harus memiliki visi dan misi yang sama dengan Wali Kota sebagai kepala daerah.

“Kalau ingin mendapatkan Sekdakot yang berpengalaman dan memiliki kompetensi tinggi, saya bisa langsung memilih dan mengangkatnya. Namun, saya butuh kandidat terbaik yang sehati. Juga memiliki visi dan misi sama dengan Wali Kota sebagai kepala daerah, sehingga rumah tangga pemerintahan menjadi tentram dan damai,” kata wabita yang karib disapa Ning Ita itu usai memantau jalannya Seleksi Kompetensi Manajerial dan Kompetensi Sosio Kultural di Ruang Nusantara Pemkot Mojokerto, Selasa (8/6/2021).

ads

Sebagaimana diketahui, terdapat empat pejabat yang lolos administrasi mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekdakot Mojokerto. Yakni Kadispora Kota Mojokerto Novi Rahardjo, Kepala Bappedalitbang Agung Moeljono Soebagijo. Lalu Kepala Diskominfo, Gaguk Tri Prasetyo, dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Anang Fahruroji.

Hari ini, keempat calon menjalani Seleksi Kompetensi Manajerial dan Kompetensi Sosio Kultural. Setelah itu, para kandidat mengikuti seleksi kompetensi teknis (pembuatan dan persentasi makalah serta wawancara) pada 10 Juni 2021. Hasil keseluruhan tahapan akan diumumkan pada Senin tanggal 14 Juni depan.

Terkait empat figur kandidat yang sudah mendaftar dan mengikuti seleksi terbuka (selter) calon Sekdakot, Ning Ita menunjukkan kuasanya dengan tidak memberi garansi. Ia tak menutup kemungkinan akan membuka gelombang pendaftaran lain, senyampang hasil seleksi terhadap empat pejabat eselon II tersebut ternyata belum sesuai harapannya.

“Pemilihan Sekdakot ini hak prerogatif saya sebagai kepala daerah. Jika hasil selter, ternyata belum ada yang cocok dan pas dengan kriteria, maka penyelenggaraan selter akan dibuka lagi. Sehingga saya mendapatkan kandidat yang sesuai dengan kriteria,” ujarnya.

Tak dipungkiri wanita berusia 42 tahun itu, bahwa dirinya sangat terbuka dalam menampung seluruh pejabat eselon II, yang ingin menduduki kursi pejabat nomor 1 di birokrasi Pemkot Mojokerto. Tidak hanya itu, diakui, tak segan memberi restu kepada pejabat esselon dua dari eksternal pemkot, yang memenuhi kriterianya kalau memang dibutuhkan.

“Saya tidak pernah menampik siapapun yang meminta tanda tangan persetujuan untuk itu. Semua akan saya izinkan asalkan memenuhi persyaratan,” katanya.

Ditegaskan, proses seleksi terbaik (selter) pejabat merupakan mekanisme yang wajib dilakukan. Kebijakan itu untuk mengetahui kecakapan dan kompetensi para calon. Sebab dengan mendapatkan kandidat yang sehati dan memiliki visi dan misi sama, berpotensi meringankan tugas pokok dan fungsinya dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Seleksi ini penting untuk menguji kemampuan para calon. Calon terbaik akan disodorkan kepada saya. Selanjutnya saya akan ajak berbincang dari hati ke hati. Saat calon terbaik tersebut terbukti tak sehati, maka calon tersebut saya gugurkan. Selanjutnya gelar Selter kembali,” janjinya.

Karena itu, Ning Ita berpesan kepada ke empat calon Sekdakot itu untuk berlomba menjadi yang terbaik. Selain itu, untuk melakukan introspeksi ke hati masing-masing. Bertanya pada diri mereka masing-masing, “apakah mereka sehati, serta satu visi dan misi dengan Wali Kota Mojokerto”.

“Dengan melakukan introspeksi diri, maka para calon itu dapat tahu tentang kualitas dirinya. Jika merasa tidak sehati dengan saya, segera saja undur diri dari Selter. Daripada saya gugurkan setelah menjadi calon terbaik di Selter,” ujarnya. (bid-02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini