Kasubag TU Kemenag Jombang, Arif Hidayatulloh./bongkah.id/Karimatul Maslahah/
Kasubag TU Kemenag Jombang, Arif Hidayatulloh./bongkah.id/Karimatul Maslahah/

Bongkah.id – Puasa merupakan salah satu ibadah yang sangat istimewa dalam Islam. Dalam pelaksanaannya, tidak hanya menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa, tetapi niat dan keikhlasan menjadi kunci utama diterimanya ibadah puasa tersebut.

“Tapi puasa tidak sekedar menahan lapar dan dahaga, esensi puasa yang sebenarnya terletak pada niat yang tulus dan ikhlas karena Allah,” ujar Kasubag TU Kemenag Jombang, Arif Hidayatulloh. Rabu (5/3/2025).

ads

Niat yang benar akan menjadi landasan utama diterimanya amal ibadah puasa sehingga penting niat dalam berpuasa, Rasulullah bersabda “Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niatnya.”

“Dari hadis ini kita memahami bahwa niat adalah rukun dari setiap ibadah, tanpa niat ibadah kita menjadi hampa dan tidak bernilai di hadapan Allah,” jelasnya.

Ia menegaskan, niat yang benar adalah ikhlas semata-mata karena Allah, bukan karena ingin dipuji atau dilihat orang lain dengan tujuan lainnya

“Inti dari segala menjalankan amal ibadah adalah keikhlasan, orang yang ikhlas akan menjalankan perintah Allah dengan tulus,” kata dia.

Puasa dibulan suci Ramadan mengajarkan bagi pelakunya untuk berbuat ikhlas, oleh sebab itu, ibadah puasa adalah ibadah yang istimewa diantara ibadah lainnya, karena Allah sendiri yang akan memberikan balasan bagi yang menjalankannya.

“Sehingga puasa harus benar dilakukan dengan ikhlas, sebab ikhlas merupakan tingkat ketaqwaan tertinggi dalam Islam,” pungkasnya. (ima/sip)

18

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini