Karopenmas Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono di Mabes Polri membeberkan kronologi ditemukannya jasad mantan Bupati Yahukimo Abock Yusup yang sudah tidak bernyawa di kamar hotel di Jakarta.

Bongkah.id – Meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup di kamar hotel di Jakarta menyisakan teka-teki. Penyabab kematian Abock yang diduga tewas secara tidak wajar masih dalam penyelidikan polisi.

Pihak keluarga meyakini Abock Busup meninggal dunia secara tidak wajar. Namun, mereka menolak otopsi pada jenazah pria kelahiran 4 Desember 1976 itu..

ads

“Kami berkoordinasi dengan adik korban atas nama Sinod Busup. Kepada aparat kepolisian dia mengatakan tidak perlu dilakukan otopsi kepada korban. Pihak keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai sebuah takdir,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/10/2021).

Abock Yusup ditemukan meninggal dunia di dalam kamar nomor 1707 sebuah hotel di Jakarta pada Minggu (3/10/2021). Berita tewasnya Abock Yusup yang dibumbui hoaks langsung memicu kerusuhan pecah di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Massa Suku Kimyal pimpinan Kepala Suku Morome Keya Busup menggunakan dua unit mobil minibus membawa alat tajam seperti busur panah dan parang mendatangi masyarakat Suku Yali pada pukul 12.45 WIT. Enam warga tewas dalam insiden ini dan 53 pelaku telah ditangkap.

“Ini diisukan di sana menyebar bentroknya gereja, karena meninggal dunianya saudara Abock Busup. Ada isu tak benar karena sesuatu hal di luar kewajaran itu yang berkembang di sana,” tandas Rusdi.

Rusdi meminta Masyarakat Yahukimo tidak lagi mudah terprovokasi isu hoaks. Dia menyatakan, penyebab kematian Abock Yusup masih dalam penyelidikan Polda Metro Jaya dan Polda Papua.

“Dari keterangan dari para saksi ini, tidak ditemukan kekerasan pada tubuh korban atau benda-benda lain yang janggal di sekitar jenazah,” ujar Rusdi.

Rusdi menyebutkan kronologi terungkapnya kematian Abock Yusup berawal dari petugas hotel mengetuk pintu kamar 1707, tetapi tidak ada respon dari tamunya. Kamar tersebut merupakan tempat almarhum menginap.

“Sehingga yang bersangkutan mengontak temannya saudara Ridwan yang melaporkan bahwa tidak ada respon dari kamar 1707,” kata Rusdi saat konferensi pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2021).

Setelah itu, petugas hotel tadi memberi kabar pada rekan korban yang berada di kamar nomor 1725. Teman Abock dan petugas hotel akhirnya setuju untuk menerobos kamar 1707 dengan membuka pintunya secara manual.

Ketika masuk ke dalam, ditemukan Abock Busup telah meninggal dunia jenazahnya langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Melia, Cibubur. Polisi baru menerima informasi terkait peristiwa tersebut pada pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan keterangan dokter yang menangani atau menerima jenazah di RS Melia, diketahui bahwa korban sudah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.  (bid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini