Petugas melakukan penyekatan dan melakukan pemeriksaan kendaraan di titik checkpoint selama penerapan PSBB dan larnagan mudik.

Bongkah.id – Bagi pemudi yang melintasi wilayah Jawa Timur, diimbau tetap waspada dan menghindari titik-titik rawan kemacetan di sepanjang jalur arteri.

Dari catatan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, ada sekitar 18 titik rawan kemacetan mudik Lebaran 2025 sepanjang jalur arteri wilayah Jatim.

ads

Selain titik rawan kemacetan, ada potensi pasar tumpah yang tersebar di 14 titik wilayah Jawa Timur.

Kepala Dishub Jatim, Nyono menuturkan 18 titik rawan kecamatan di sepanjang jalur arteri mudik Lebaran 2025. Diantaranya, kawasan Simpang Mengkreng, Perlintasan KA Bagor, Simpang Kertosono, Pasar Baureno, Pasar Babat, Pasar Brondong, Duduk Sampeyan Gresik.

“Perlintasan KA Kota Lamongan, Pasar Singosari, Pasar Lawang, Alun-Alun Bangil, Pasar Ngopak, Pasar Nguling, Pasar Asembagus, Pasar Rogojampi, Pasar Genteng, Pasar Klakah dan Pelabuhan Ketapang,” ungkapnya, Rabu (18/3/2025).

Sementara, untuk titik rawan kemacetan di kawasan jalan tol Jawa Timur, tercatat ada tujuh titik. Diantaranya KM12/Jembatan Tol Guningsari Tol Surabaya-Gempol, Gate Sidoarjo II, Gate Tol Japanan Utama, KM 763 Tol Porong – Sidoarjo, Exit Tol Pandaan, Gate Tol Singosari dan Exit Tol Bandar.

Nyono menambahkan, untuk pasar tumpah pemudik harus mewasdai titik-titik berikut ini.

Pasar tumpah di jalan Stasiun Wonokromo, Jalan Pasar Kembang, Jalan Genteng Besar, Sidoarjo Jalan Raya Krian, Gresik Jalan Raya Duduk Sampeyan.

Lamongan, jalan Raya Banaran Babat, Nganjuk di Jalan Raya Nganjuk Bagor. Malang di Jalan Raya Thamrin Lawang dan Jalan Raya Singosari.

Lumajang di jalan Raya Ranuyoso dan Jalan Kawasan Pasar Klalah, Bangkalan Jalan Tanah Merah, Jalan Raya Desa Blega dan Jalan Raya Galis, serta Jalan Raya Tanjung Camplong.

Sedangkan titik rawan macet di perlintasan sebidang kereta api diantaranya 4 di Lumajang, 2 di Jember, 5 di Sidoarjo, 1 di Lamongan, 1 di Bojonegoro, 2 di Jombang, 1 di Nganjuk, 1 di Kabupaten Malang, 1 di Kota Malang, 1 di Kabupaten Blitar, dan 3 di Banyuwangi. (sip)

21

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini