Kapolri Listyo Sigit Prabowo

bongkah.id – Di halaman Polsek Palmerah, Jakarta Barat, Kapolri Listyo Sigit Prabowo berdiri dengan nada suara yang tegas namun terukur.

Ia meresmikan 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (13/2/2026).

ads

Disebutkannya rinci, dari 1.179 SPPG, yang telah beroperasi sebanyak 411, yang bersiap membuka pintu layanan 162, masih dalam tahap pembangunan sejumlah 499, dan 107 baru saja memulai groundbreaking.

Jika seluruhnya telah bergerak penuh, akan menjangkau hampir tiga juta penerima manfaat MBG. Di balik itu, ada 58.950 tenaga kerja yang terserap.

Peresmian yang digelar serentak bersama gudang ketahanan pangan Polri itu bukan sekadar seremoni. Ia menjadi simbol pergeseran peran: dari menjaga keamanan semata, menuju keterlibatan dalam memastikan asupan gizi anak-anak bangsa terpenuhi.

Di antara ribuan unit yang dibangun, 33 SPPG berdiri di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), wilayah yang selama ini kerap terasa jauh dari pusat perhatian.

“Ini agar manfaat program benar-benar dirasakan setiap anak bangsa,” ujar Kapolri, menegaskan bahwa peta Indonesia tak berhenti di kota-kota besar.

Apresiasi datang dari Prabowo Subianto. Presiden menilai inisiatif tersebut sebagai cerminan kepemimpinan yang membaca kebutuhan zaman.

Baginya, langkah Polri mendukung agenda makan bergizi bukan hanya soal logistik, melainkan investasi pada kualitas manusia Indonesia.

Program SPPG ditempatkan dalam bingkai yang lebih luas: pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Di sana, cita-cita tentang generasi sehat dan tangguh diproyeksikan. Gizi bukan lagi urusan dapur semata, melainkan fondasi daya saing bangsa.

Di balik angka jutaan penerima dan puluhan ribu tenaga kerja, tersimpan harapan yang sederhana namun mendasar: anak-anak yang belajar tanpa lapar, orang tua yang tak lagi cemas soal makan siang, dan negara yang hadir bukan hanya lewat kebijakan, tetapi lewat piring-piring nasi yang terisi.

Pada akhirnya, peresmian 1.179 SPPG bukan hanya peristiwa administratif. Ia adalah narasi tentang negara yang berupaya menjemput masa depan melalui gizi, melalui kerja, melalui langkah kolektif yang dimulai dari satu tombol di sebuah halaman kantor polisi. (anto)

16

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini