Pipit Sriati berpose bersama juragannya, Cristiano Ronaldo.

bongkah.id – Ada saat-saat tertentu ketika hidup manusia berubah bukan oleh pidato, bukan juga oleh janji, melainkan oleh angka yang tertera di layar ponsel.

‎Demikian Pipit Sriati yang dikisahkan secara singkat di laman Facebook. Perempuan Indonesia berusia 47 tahun, angka itu datang setiap akhir bulan dari sebuah rekening di Arab Saudi senilai 93 juta rupiah.

‎Angka yang bagi sebagian orang hanyalah statistik, tetapi bagi Pipit adalah penanda transferasi nasib. Dari ruang domestik kampung ke rumah seorang atlet paling kondang sejagat, Cristiano Ronaldo.

Pekerjaan Biasa di Ruang yang Tidak Biasa

‎Pipit tidak pernah menyebut pekerjaannya sebagai sesuatu yang istimewa. Ia tetap menyapu, membersihkan, merapikan, memastikan rumah layak huni. Yang membedakan hanyalah ruang tempat pekerjaan itu berlangsung.

‎Kediaman keluarga Ronaldo di Riyadh bukan sekadar rumah besar. Ia adalah ruang privat yang dijaga dengan standar tinggi: kebersihan, ketepatan, dan kerahasiaan. Tidak ada toleransi bagi kecerobohan. Tidak ada ruang bagi rasa ingin tau yang berlebihan.
‎Di sinilah profesionalisme menjadi nilai utama, bukan otot atau usia.

‎Hari-hari Pipit dimulai sebelum matahari terbit. Pukul lima pagi, rutinitas telah berjalan. Disiplin di rumah itu tidak pernah diucapkan, tetapi terasa di setiap detail.

‎Cristiano Ronaldo dikenal publik sebagai atlet dengan kontrol tubuh ekstrem. Di rumah, disiplin itu menjelma menjadi keteraturan hidup. Dari jadwal makan, kebersihan ruang, hingga penataan benda.

‎Pipit belajar bahwa ketertiban bukan tekanan, melainkan sistem yang membuat segalanya berjalan efisien. Ia tidak merasa diperintah, ia merasa dilibatkan dalam irama yang sama.

‎Di Balik Nama Besar, Ada Etika Kecil

‎Yang paling membekas bagi Pipit justru bukan kemewahan, melainkan sikap.
‎Georgina, pacar Ronaldo, dikenal teliti namun manusiawi. Ia memperhatikan detail rumah tanpa kehilangan rasa hormat pada mereka yang bekerja di dalamnya.

‎Tidak ada jarak emosional yang dingin, tidak pula keakraban berlebihan. Ada batas, tetapi juga kehangatan.

‎Anak-anak keluarga itu tumbuh dalam kebiasaan sederhana, yaitu gemar mengucapkan terima kasih. Kalimat singkat yang bagi Pipit terasa mahal di tengah dunia yang sering memandang rendah pekerjaan domestik.

‎Di kampung halaman, pertanyaan itu kerap datang: “Kerja apa sampai digaji segitu?”

‎Pipit selalu menjawab dengan tenang, pekerjaannya sama seperti ART lain. Namun ia tau, ada harga yang tidak tertulis dalam kontrak, yakni kerahasiaan.

‎Di rumah itu, cerita tidak boleh keluar. Kamera tidak boleh sembarangan menyala. Apa yang terlihat dan terdengar harus berhenti di dalam rumah.

‎Gaji besar bukan hadiah, melainkan kompensasi atas kepercayaan total. Kesetiaan, di sini, bukan slogan. Ia adalah syarat kerja.

Transfer Bank dan Makna Pulang

‎Uang itu tidak berhenti di rekening. Ia berubah menjadi rumah untuk anak-anak di kampung. Menjadi sebidang sawah. Menjadi tabungan masa tua yang dulu terasa mustahil.

‎Setiap kali tubuhnya letih menyusuri lantai marmer yang luas, Pipit hanya perlu memastikan satu hal, bahwa masa depannya kini memiliki pijakan, dia tidak bermimpi berlebihan. Ia hanya memastikan hari esok tidak lagi rapuh.

‎Kadang, dalam rutinitas yang senyap, Pipit melihat Ronaldo pulang latihan. Keringat masih melekat, wajah lelah, tanpa sorotan kamera. Ia menyapa singkat. Senyum kecil. Tidak lebih.

‎Di momen-momen itulah Pipit menyadari sesuatu yang sederhana namun penting, sebesar apa pun nama seseorang di dunia, ia tetap membutuhkan rumah yang rapi, tenang, dan manusia yang menjaganya tetap demikian. Dan di sanalah peran Pipit berada.

‎Pipit tidak menyebut kisah hidupnya sebagai keberhasilan besar. Ia menganggap kesempatan.

‎Di usia ketika banyak perempuan mulai mengendurkan harapan, hidup Pipit justru membuka pintu yang tidak pernah ia ketuk.

‎Arab Saudi bukan lagi sekadar negeri asing, melainkan ruang dimana kerja keras akhirnya menemukan nilai yang setara. (kim)

96

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini