
Bongkah.id – Pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari ternyata meninggalkan banyak warisan ilmu untuk anak cucu dan santri-santrinya. Peninggalan itu berupa catatan atau buku berisi berbagai pengetahuan tentang agama, cerita inspiratif islami dan filosofi kehidupan ulama besar zaman dulu.
Catatan itu ditulis di media kertas dari eropa hingga kulit hewan. Koleksi naskah kuno tersebut tersimpan rapi di Perpustakaan Pondok Pesantren Tebuireng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
“Total karya KH Hasyim Asy’ari yang ada di perpustakaan ini sebanyak 18 yang mana sebagian adalah kitab-kitab dan ada beberapa juga buku harian milik beliau,” ujarnya Pengurus Perpustakaan Pondok Pesantren Tebuireng Adlan Jufri (50) Senin (3/4/2023).
Menurutnya, buku harian tersebut menjelaskan tentang berbagai amalan-amalan. Ada pula cerita tentang kehidupan ulama besar zaman dulu yang inspiratif dan penuh pesan moral.
“Tujuannya adalah buku harian itu dijadikan sebagai warisan atau peninggalan untuk santrinya, tapi ada juga beberapa tulisan yang khusus dibaca oleh orang dewasa,” bebernya.
Hingga saat ini, catatan harian KH Hasyim Asyari itu masih berupa kertas asli dari Eropa serta kulit hewan dan beberapa salinan. Selain buku harian, berbagai kitab karya KH Hasyim Asy’ari juga telah dibuatkan salinan bahkan terdapat juga salinan terjemah bahasa Indonesia untuk mempermudah para santri saat mengkajinya.
“Yang asli kita simpan di suhu ruangan khusus. Sementara salinannya kita antisipasi untuk adanya kerusakan,” jelasnya. (ima)