bongkah.id – Jalan Tol Ngawi–Kertosono, yang setiap hari dilintasi ribuan kendaraan, menyambut tahun baru 2026 dengan kabar barunya tarif tol resmi naik mulai Senin, 5 Januari 2026, pukul 00.00 WIB.
Melalui akun Instagram resmi @jnktollroad, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mengumumkan penyesuaian tarif ini. Dasarnya tegas, tertulis rapi dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1441/KPTS/M/2025 tertanggal 8 Desember 2025, yang menghitung kenaikan berdasarkan inflasi 4,08 persen sejak Mei 2023 hingga Mei 2025.
Mengapa Tarif Naik?
Seperti sebuah nadi yang perlu dipompa, jalan tol juga butuh perawatan agar tetap aman dan nyaman. Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, menjelaskan, penyesuaian tarif bukan sekadar angka, tapi investasi untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
“Penyesuaian tarif dilakukan untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan jalan tol serta peningkatan layanan kepada pengguna jalan, sehingga perjalanan tetap aman, nyaman, dan berkeselamatan,” ujar Arie, Jumat (2/1/2026).
Dana tambahan ini akan disalurkan untuk pemeliharaan rutin, agar aspal tetap halus di bawah roda kendaraan. Juga untuk peningkatan kualitas konstruksi, agar jembatan dan terowongan tetap tegak kokoh. Serta penguatan aspek keselamatan dan kenyamanan, agar setiap perjalanan tidak hanya sampai, tapi terasa aman.

Tips Bagi Pengguna Jalan
Bagi pengendara yang terbiasa melaju di tol ini, beberapa hal sederhana bisa menyelamatkan perjalanan, yakni pastikan saldo uang elektronik cukup, agar gerbang tol terbuka tanpa hambatan. Selain itu, ikuti rambu dan kecepatan aman karena keselamatan bukan hanya aturan, tapi teman perjalanan. Cek kondisi kendaraan, terutama jika menempuh rute panjang yang memotong kota dan desa.
Jalan Tol Ngawi–Kertosono kini bukan hanya jalur beton dan aspal. Ia adalah cerita perjalanan, ritme kendaraan, dan kesigapan pengelola yang menjaga ritme itu tetap berjalan. Mulai 5 Januari 2026, setiap perjalanan sedikit lebih mahal, tapi tetap berkelas dan aman. (anto)


























